Sekedar menjelaskan, di kantor saya yang namanya multicolor pen itu benda berharga. Terutama buat segelintir teman yang terhitung "orang dulu' karena masih suka mengoreksi dokumen dalam bentuk hard copy.

Efek coretan warna-warni di sana-sini sangat dahsyat bagi pencoret dan si tercoret. Si pembuat dokumen tidak boleh GR dulu walaupun di bagian cover tertulis "looking good". Karena, begitu membalik halaman-halaman berikut, muncullah corat-coret warna-warni, dari tanda silang sampai garis putus-putus di bawah kata atau frase atau kalimat untuk menandakan pembatalan pencoretan. Hah! Rasanya gimana gitu loh, setelah berkali-kali bolak-balik revisi, lalu melihat warna-warni itu berkurang dari kertas kita.
Si pulpen ini kalau tidak salah bermerek BIC. Pokoknya, gini, yang di jaman SD SMP pernah merasakan perlunya mengoleksi pulpen merek Rotring pasti familiar deh dengan si gembul2 warna biru putih ini.
Makin ke sini makin jarang yang menggemari praktik corat-coret ini. Inilah yang oleh sebagian "orang dulu" dicurigai sebagai sumber menurunnya kualitas pekerjaan. Efek kapok jadi berkurang karena fungsi pulpen besar sudah tergantikan oleh fasilitas "track-changes" yang kurang menusuk hati itu.
Kalau saya mah adalah "orang dulu wannabe" yang terhitung nggak pintar menulis halus jadi untuk mengganyang kerjaan orang lebih memilih fasilitas track changes hihihi.
Nah email di bawah juga seputar pulpen. Saya temukan sewaktu sedang bersih-bersih inbox. Heran. Belum juga malam hari rupanya teman-teman sudah pada burn out :)
---------------------
From: Tuti Membolos [mailto:Tuti.Membolos@naikdelman.com]
Sent: Thursday, November 29, 2007 5:44 PM
To: Mickey.Mouse; Ruri.Abangku; Amir.Berhitung; Hasan.Menulis; Sudin.Membaca; Orang.Siborong-borong
Subject: PEN MISSING
Has anyone seen my big white pen with multicolor ink? It is my one and only pen and it has sentimental value. Please return if you have it or let me know if you’ve seen it somewhere.
Thank youuuu….
Tuti
------------------------------
From: Mickey.Mouse [mailto:Mickey.Mouse@naikdelman.com]
Sent: Thursday, November 29, 2007 5:50 PM
To: Tuti.Membolos; Ruri.Abangku; Amir.Berhitung; Hasan.Menulis; Sudin.Membaca; Orang.Siborong-borong
Subject: BRAIN MISSING
It’s been gone for some time now, doesn’t hold much sentimental value… but would nice to get back at some point. Let me know if you see it around.